Langsung ke konten utama

BIJAK MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA



MEMANFAATKAN RUTINITAS MEMASAK SEHARI- HARI UNTUK DI JADIKAN KONTEN 

Hai sahabat PMI.
Kali ini Pena Novia memperkenalkan satu lagi teman PMI kita yang punya kreativitas positive untuk di bagikan.

Dia biasa di panggil Ameera. 
Sahabat kita ini adalah seorang PMI asal kota Malang Jawa Timur, yang bekerja di Singapura sebagai PRT migran.
Dia juga seorang youtuber loh, dan  subscribernya sudah mencapai ( 3,86 k ).
Chanel youtube yang dia bangun dari nol dengan keuletaannya. 
Menarik bukan?

Yuk kenalan dengan sahabat kita yang satu ini !!

Ameera adalah anak ke tiga dari lima bersaudara. Yang memutuskan untuk bekerja ke Singapura untuk membantu perekonomian keluarganya.
Di sekitar tahun 2007, dia menerima tawaran seorang sponsor yang menjanjikan untuk memberangkatkan ke Singapura.

Berasal dari keluarga petani di kampung, Ameera ingin membantu orang tuanya untuk membeayai sekolah dua adiknya.
Dengan alasan itulah Ameera bertekad untuk menerima tawaran sponsor untuk bekerja di Singapura.
Melalui proses yang lumayan rumit, karena ternyata dia harus di bawa ke Pekan Baru, lalu kemudian di buatkan pasport di Batam.
Akhirnya sampailah dia di Singapura, dan bekerja sebagai PRT migran.

Di awal-awal bekerja memang tidak mudah.
Sama seperti pada umumnya, di mana dia harus beradaptasi dengan lingkungan dan juga pekerjaannya.
Apa lagi ada dua orang PRT dalam satu rumah, dan dia merasa beban kerjanya tidak seimbang, karena dia merasa kerjanya lebih berat.

Dia juga tidak mendapatkan libur sama sekali selama dua tahun bekerja.
Tetapi Ameera mampu menyelesaikan kontrak meskipun bebean kerjanya semakin berat.
Karena teman kerjanya sudah menyelesaikan kontrak lebih dulu lalu pulang.
Sedangkan employernya tidak mengambil pengganti.

Saat Ameera memutuskan untuk pulang, Employernya meminta Ameera untuk memperpanjang kontrak kerja dengan mereka.
Di sinilah dia bernegosiasi untuk mendapatkan libur yang akhirnya menjadi kesepakatan.

Pada tahun 2011 Ameera harus kehilangan ayahnya.
Dia merasa beruntung karena employernya mengijinkan dia untuk pulang, meskipun hanya bisa mendapatkan ticket keeokan harinya.
Ameera masih bisa berada di tengah-tengah keluarga selama satu minggu.

Ameera mampu membangun hubungan yang baik dan sehat dengan keluarga employernya.
Secara bertahap dia bisa bernegosiasi untuk mendapatkan haknya sebagai pekerja.
Dari hari libur yang hanya sebulan sekali.
Kemudian menjadi dua kali dalam sebulan.
Yang kemudian dia manfaatkan hari liburnya untuk mengikuti kursus bahasa inggris di ALBM.
( Academy of language and business mangement ).

Dia pun berhasil negosiasai lagi dengan employernya, untuk mendapatkan hak libur seminggu sekali. 
Yang juga mendapatkan persetujuan kedua belah pihak.

Di sekitar tahun 2018 dia punya waktu lebih banyak untuk beraktivitas. 
Dan mulailah bertemu dengan teman-temannya yang memiliki hoby yang sama.
Mereka membuat sebuah group dancer yang biasa tampil di acara-acara yang di selenggarakan oleh sesama PMI.


MEMBANGUN CHANEL YOUTUBE UNTUK MENYIMPAN FILE.

Di tahun 2019 Ameera mulai membuat akun youtube bernama 
( ameera joty ) untuk menyimpan video aktivitasnya.
Konten nya random dari jalan-jalan hingga aktivitas atau penampilan group dancer bersama teman-temannya.

Setahun kemudian dia menambah kontennya dengan aktivitas memasak plus berbagi resep masakan dengan cara yang sangat sederhana namun konsistent.
Ternyata respondnya sangat bagus, dan dia mendapatkan subscriber yang luar biasa banyak.
Chanel youtube nya juga sudah mendapatkan acssend.

Tapi jangan hanya melihat berapa banyak subscriber yang dia dapatkan ya.
Perjuangan Ameera dalam membuat konten ternyata tidak mudah.
Hal ini tentu membutuhkan kerja keras dan keuletan.

Karena dia sedang menjalankan kewajibannya memasak untuk keluarga employer.
Yang terkadang mereka juga ada di rumah.
Sementara dia mengambil video atau photo masakan secara bertahap.
Satu tangan memegang HP, sementara tangan yang satu lagi memegang masakan.
Dengan tetap melihat jam agar bisa menyajikan hidangan pada waktunya.

Kerja keras yang dia lakukan pun berbuah manis, yang membuat dia semakin termotivasi untuk menambah skill ketrampilannya yang lain.
Sekarang ini, Ameera juga sedang mengikuti kursus baking di sebuah tempat kursus bernama AiMS Learning International, Singapore.

Bagi Ameera, menambah skill atau ketrampilan tidak akan pernah rugi atau sia-sia.
Karena pasti akan bermanfaat ketika kita sudah pulang dan menjalani kehiduoan di kampung halaman.

Sementara chanel youtube yang dia bangun.
Selain menghasilkan juga pasti ada manfaat yang bisa di ambil.
Namun dia tetap berprinsip untuk tidak memasukkan konten yang bisa merugikan dirinya sendiri ataupun orang lain.




Salam  dari Pena Novia :

Sahabat PMI...
Ada banyak hal yang kita lihat, kita dengan dan kita temui.
Bahkan kita juga punya banyak kesempatan untuk memilih apa yang kita lakukan. 
Banyak platfrom sosial media yang menyediakan ruang seluas-luasnya untuk berkreasi.
Marilah menggunakan sosial media dengan bijak dan juga bermanfaat.






 














Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seminar Perempuan KBRI Singapura

SEMINAR PEREMPUAN Perilaku Sehat, Wanita Tangguh. KBRI Singapura, minggu 29-09-2024 Dharma Wanita Persatuan KBRI Singapura mengadakan acara seminar bertema perempuan, yang diadakan di ruang Nusantara KBRI Singapura. Dr. Merisa Auditanya Taufik menjadi pembicara di acara tersebut, yang memberikan materi seminat tentang hal-hal yang tentang kesehatan perempuan. Dan  dihadiri oleh kurang lebih 200  pekerja migran Indonesia yang merupakan pekerja perempuan. Acara dibuka dengan sambutan dari Ibu Nuri Widowati Suryo Pratomo sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Singapura. Yang kemudian dilanjutkan ke acara inti. Pemaparan materi diawali dengan point penting yaitu : Perempuan Adalah Sosok Penting Kehidupan.  1.Karena perempuan diberikan rahim untuk proses kelangsungan hidup manusia. 2.Perempuan dibekali naluri keibuan untuk meberikan cinta dan kehangatan. 3.Perempuan sebagai 'sekolah pertama' untuk anak-anaknya. Kemudian dilanjut dengan materi-materi yang tidak ...

TERPAKSA AKU MEMILIH PULANG

  17 Mei 2025  Aku melangkah perlahan menyusuri koridor di gerbang kedatangan Interasional di bandara Soeta. Dalam hatiku masih belum benar-benar merasa tenang, meskipun tak henti-hentinya dia meyakinkan aku  bahwa semua akan baik-baik saja.Dan memastikan bahwa sudah ada pihak yang akan memastikan aku bisa pulang dengan aman. Tetapi perasaan ini tak bisa berbohong, aku masih belum sepenuhnya merasa tenang. Sampai akhirnya aku masuk "lOUNGE PMI" dan disambut oleh petugas Helpdesk KP2MI yang memastikan saya aman sampai dijemput oleh suamiku. Singapura Tak Seindah Yang Aku Bayangkan, Majikan Pertamaku Tak Memberiku Makan Yang Cukup. Namaku Lina, aku berasal dari sebuah desa di Karawang Jawa Barat. Aku seorang Ibu dari seorang anak, dan kami adalah keluarga kecil yang hidup pas pasan. Karena kondisi itulah, dengan niat ingin membantu memperbaiki perekonomian keluarga, atas ijin suamiku maka aku memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai CPMI, untuk bekerja ke Sing...

PMI BERTAHAN DI LUAR NEGERI KARENA APA?

                                  Bertahun-Tahun Bertahan di Negara orang, Sampai Kapan? Bicara tentang PMI (Pekerja Migran Indonesia) memang selalu menarik, karena ada banyak cerita yang beragam dan mungkin hanya difahami oleh sesama PMI itu sendiri, dan mereka yang memiliki concern terhadapa permasalahan PMI. PMI berasal dari berbagai background kehidupan yang bermacam-macam. Namun pada dasarnya, kondisi ekonomi-lah yang menjadi alasan terbesar, yang membuat mereka harus meninggalkan Indonesia untuk bekerja di negara orang.Tidak semua orang bisa memahami PMI, baik dari latar belakang, kondisi kerja, juga kesehatan mental karena tekanan yang harus dialaminya. Di sini kita akan mengupas kondisi yang dialami PMI pada umumnya. Khususnya sektor pekerja rumah tangga. Pada tahap awal ketika PMI baru menginjakkan kaki di negara orang atau masuk ke tempat kerja, pasti mengalami yag nemanya "culture shock". Ya...